![]() |
| Sumber: Facebook Xiaomi Indonesia |
Perubahan itu dimulai pada peluncuran ponsel Xiaomi pada 17
Oktober 2020, hanya selang beberapa hari dari penunjukan Alvin Tse sebagai
Country Director Xiaomi Indonesia. Pada acara peluncuran tersebut, Xiaomi untuk
pertama kalinya membawa seri pro dari Redmi Note. Padahal sebelumnya tidak
pernah ada seri "pro" dalam peluncuran seri Redmi Note di Indonesia.
Perubahan awal ini tentu saja cukup membawa angin segar
untuk para mifans. Meskipun sebagian kecil mifans ada yang kecewa karena Redmi
Note 8 Pro membawa prosesor Mediatek (MTK), namun belakangan prosesor MTK di
seri ini ternyata mendapat banyak pujian. Tak lain karena kecepatan dan
kepiawaian prosesor ini untuk dibawa berselancar bermain aneka game berat yang
selama ini hanya bisa dimainkan secara baik di flagship, ternyata juga aman dan
lancar di prosesor ini. Meskipun tentu saja ada kekurangannya. Fabrikasi 12 nm
pada prosesor ini membuat daya baterai cepat habis dan mudah panas. Kedua
masalah ini "ditutupi" Xiaomi dengan hadirnya baterai 4.500 mAh dan
teknologi liquid cooling untuk meredam panas. Yang juga mengejutkan, di hp ini
sudah disematkan teknologi NFC, teknologi yang biasanya hanya ada pada hp kelas
atas dan flagship. Dari sisi layar, meskipun masih setia dengan IPS, namun
sudah mendung HDR dengan resolusi 4K yang dapat memanjakan mata penggunanya.
Hadirnya Redmi Note 8 Pro benar-benar membuat perubahan
besar di kelas hp midrange. Standar baru hp midrange baru saja dibuat oleh
Xiaomi, yang mau tidak mau harus ditiru oleh kompetitor lainnya. Hp ini juga
menjadi rekomendasi hampir semua reviewer teknologi saat ditanya tentang
rekomendasi hp di rentang harga 3 jutaan.
Bukti lain bahwa Redmi Note 8 Pro cukup sukses dengan
prosesor G90T adalah dengan hadirnya Realme 6 yang baru diluncurkan dan
menggunakan prosesor ini.
Redmi Note 8 Pro ternyata barulah awal gebrakan dari Xiaomi.
Ia semacam tes ombak terhadap pasar Indonesia yang ternyata menyambutnya dengan
baik. Pada tanggal 4 Januari 2020, Xiaomi Indonesia untuk kali pertama di era
TKDN, membawa produk berlogo "MI" bukan hanya Redmi. MI pertama yang
dibawa ke Indonesia adalah MI Note 10 Pro yang diluncurkan dalam acara bertajuk
"New World Concert", hasil kolaborasi Xiaomi Indonesia dengan
Billboard Indonesia. Untuk diketahui, MI Note 10 Pro ini hadir dengan lima
kamera beresolusi 108 pixel dan dijuluki sebagai HP flagship camera, karena
kamera pada hp ini mampu menyamai hasil Dxomark Huawei Mate 30 Pro.
Kehadiran MI Note 10 Pro dan MI Note 10 (yang diluncurkan
belakangan) memang belum sepenuhnya flagship. Seri MI Note 10 hanya
mengandalkan kamera dan mengabaikan prosesor, karena masih menggunakan prosesor
kelas midrange, yakni Snapdragon 730G yang biasa disematkan di hp kelas
menengah harga 3-5 jutaan. Karenanya, meskipun ada keberanian dari Xiaomi
Indonesia untuk memasukkan seri "MI", namun masih dianggap nanggung
karena tidak benar-benar membawa seri paling tinggi dari hp Xiaomi.
![]() |
| Sumber: Twitter Xioami |
Keluhan-keluhan para penggemar Xiaomi ini ternyata didengar
oleh petinggi Xiaomi Indonesia, khususnya sang Country Director, Alvin Tse.
Xiaomi akhirnya akan membawa seri flagshipnya Xiaomi ke Indonesia dan akan
diluncurkan pada bulan Mei ini.
Untuk diketahui, Xiaomi secara global baru saja meluncurkan
produknya dari seri Redmi dan MI. Dari Redmi Note series, ada 3 produk yang
diluncurkan secara global, 30 April 2020 melalui streaming. Tiga seri yang
diluncurkan tersebut adalah Redmi Note 9, 9s dan 9 Pro. Dari seri MI Note, ada
seri baru yang diluncurkan kemarin bersamaan dengan seri Redmi Note, yakni Mi
Note 10 Lite, atau versi murah dari Mi Note 10 yang sudah diluncurkan
sebelumnya di Indonesia. Sementara untuk seri MI, Xiaomi juga meluncurkan seri
MI 10 pada 28 Maret 2020. Ada tiga produk yang diperkenalkan pada saat itu, yakni
MI 10 Lite, MI 10, dan MI 10 Pro.
Pertanyaannya, seri apa saja yang akan diluncurkan di
Indonesia? Xiaomi Indonesia mengkonfirmasi akan meluncurkan MI 10 di Indonesia
pada tanggal 8 Mei 2020. Apakah Redmi Note 9 series juga akan diluncurkan pada
tanggal yang sama? Belum ada kepastian. Yang jelas, terhitung sejak
Maret-April, ada 4 hp Xioami yang sudah lolos TKDN di Indonesia. Keempat produk
tersebut berkode M2001J2G tanggal 10 Maret, M2003J6B2G 26 Maret, M2003J15SS 23
April, dan MI2004J11G yang baru lulus 30 April 2020. Kode M2001J2G untuk MI 10,
sementara sisanya masih misteri. Mari kita tunggu.
Satu hal yang pasti dan harus disyukuri, suara lantang
Mifans Indonesia agar Xiaomi membawa seri flagshipnya sudah didengar. Tugas
Mifans selanjutnya adalah membelinya, agar ke depan hp terbaik Xiaomi rutin
hadir ke Indonesia.
Selamat Datang Flagship Xiaomi di Indonesia, Selamat membeli
untuk mifans. Mari kita tunggu gebrakan Alvin Tse selanjutnya.


Komentar Pembaca